Perlukah Bisnis dengan Etika ?

Tanya :

Saya seorang pengusaha dari CV AJ Pati yang memproduksi gula merah. Usaha ini berdiri sejak 2009 dengan daerah pemasaran meliputi eks Karesidenan Pati dan beberapa kota di Bali. Suatu ketika saya sedang belanja di pasar dan melihat ada seorang ibu yang marah-marah kepada penjual karena merasa tertipu dengan gula merah yang dibeli.

Ibu tersebut membeli gula merah aren tetapi sesampai di rumah ternyata bukan gula aren asli, melainkan gula merah masakan yang dicetak seperti gula aren. Melihat hal tersebut, saya merasa tersindir karena saya sebagai pengusaha gula merah masakan selama ini juga tidak memberi keterangan/label pada plastik pembungkus gula. Perlukah saya memberi pembungkus gula dengan label “Gula Merah Masakan” agar konsumen mengetahui dan bias membedakan produk gula merah masakan dengan gula aren yang asli?

Kuniarti, Pati

 

Jawab :

Ibu Kurniati Pati yang terhormat, seorang pengusaha dalam mengelola usahanya harus memperhatikan etika bisnis, yaitu keyakinan atau kepercayaan tentang hal  yang benar dan salah atau baik dan buruk dalam aktivitas yang dijalankan oleh perusahaan yang berpengaruh pada orang lain.

Di dalam organisasi perusahaan terdapat etika individu, etika pemimpin dan etika organisasi. Mengenai etika organisasi perusahaan, terdapat beberapa hal diantaranya adalah etika organisasi perusahaan terhadap konsumen. Contohnya adalah pertama, promosi tidak boleh membohongi.

Seorang pengusaha dalam mempromosikan produknya harus berkata jujur, tidak noleh membohongi konsumen, prioduk yang dijual harus sesuai dengan kualitasnya. Kedua, produk yang dijualharus sesuai dengan kemasan yang tertulis, misalnya, kalau gula merah yang diproduksi bukan gula aren asli maka kemasan produknya harus ditulis “gula merah masakan”, bukan sebaliknya. Ketiga, produk yang rusak tidak boleh dijual. Pada saat konsumen menerima produk yang dibeli harus dalam keadaan bagus, tidak boleh cacat atau rusak.

Hal-hal tersebut di atas adalah contoh etika bisnis yang perlu diperhatikan oleh pengusaha agar konsumen yang membeli produknya merasa puas dan pada akhirnya akan menjadi konsumen yang loyal pada produk Anda. Karena jika perusahaan mempunyai konsumen yang sangat loyal terhadap produknya itu berarti perusahaan telah berhasil dalam usahanya dan keuntungan besar akan dinikmatinya. Selamat berbisnis dengan Etika. (Tim Pengasuh Klinik UMKM Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus)

Fakultas

Ekonomi
Hukum
FKIP
Pertanian
Teknik
Psikologi

Kotak Saran dan Masukan

Silahkan kirim Saran / Pertanyaan seputar Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus melalui link dibawah ini

saran untuk prodi akuntansi silahkan dikirm melalui email ke kotaksaran.prodiakuntansi.umk@gmail.com

Go to top